Filosofi Logo

Bedah Logo Masjid Nurul Huda Sisik
1. Bentuk Dasar:
Bentuk segi delapan (bintang bersudut 8) yang terlihat dari motif hijau di latar belakang adalah bentuk yang sering ditemukan dalam seni arsitektur Islam, terutama di masjid-masjid.
Makna: Melambangkan keseimbangan, keteraturan, dan kesempurnaan dalam ajaran Islam.
2. Kubah Hijau:
Menggambarkan kubah Masjid Nabawi di Madinah.
Makna: Merujuk pada keteladanan Rasulullah SAW sebagai pusat pembelajaran dan ketakwaan. Warna hijau sendiri sering diasosiasikan dengan surga, ketenangan, dan kesuburan spiritual.
3. Kaligrafi Kufi (warna emas):
Tertulis “??? ?????” (Nurul Huda) dalam aksara Kufi, gaya kaligrafi yang tegas dan geometris.
Makna: “Nurul Huda” berarti “Cahaya Petunjuk”, mencerminkan fungsi masjid sebagai pusat cahaya ilmu, petunjuk kebaikan, dan pencerahan umat. Warna emas melambangkan kemuliaan, nilai tinggi, dan kemegahan ajaran Islam.
4. Tulisan Latin:
Terdapat tulisan:
MASJID (huruf kecil rapi berwarna hijau muda)
NURUL HUDA (huruf kapital tegas)
SISIK (penanda lokasi) / optional
Makna: Keterbukaan dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat umum, baik muslim maupun non-muslim, serta kebanggaan terhadap identitas lokal.
5. Warna Dominan Hijau:
Hijau adalah warna yang lekat dengan Islam.
Makna: Menunjukkan kesejukan, kedamaian, pertumbuhan iman, dan harapan.
6. Simetri dan Keseimbangan Visual:
Logo ini simetris dan rapi, menunjukkan harmoni antara estetika dan makna spiritual.
Makna: Mewakili prinsip keadilan, keseimbangan dalam hidup, dan keutuhan umat.
---
Filosofi Umum Logo:
“Logo ini menggambarkan Masjid Nurul Huda sebagai pusat cahaya petunjuk (nurul huda) yang bersumber dari nilai-nilai Islam yang luhur. Kubah hijau mengingatkan kita kepada Rasulullah ?, sementara bentuk geometris yang kokoh mencerminkan keteguhan dan keteraturan dalam membimbing umat menuju kesejahteraan dunia dan akhirat.”